Kamis, 10 Februari 2011

Memilih Catering Diet



Catering - untuk sebagian orang yg mempunyai penyakit tertentu harus menjaga asupan makanannya. Tentunya, tidak mudah menemukan makanan yg sesuai dgn sajian berselera serta cita rasa nan lezat. Namun, bisnis katering diet bisa menjadi solusinya.

Berikuti tips mengetahui menu catering diet yg tepat dan sehat?

1 Variasi serat bisa dilihat dari pilihan buah yg disediakan, apakah buah potong atau dalam bentuk jus.

Untuk sayuran, dianjurkan memilih sayuran mentah (salad), atau yg diolah dgn cara ditumis. Kedua pilihan ini jauh lebih sehat ketimbang yg dimasak dgn santan atau dibuat sup.

2 Sumber protein bisa didapat dari daging sapi, ikan, ayam, tahu, tempe, atau telur. Di samping

harus bervariasi, proses memasaknya juga harus diperhatikan.

Kalau catering itu menawarkan jenis lauk yg terlalu lama digoreng dan digoreng dgn banyak minyak, langsung coret saja dari daftar pilihan.

3 Pilihan jenis karbohidrat sebagai sumber energi ternyata juga harus bervariasi. Mengonsumsi nasi terus setiap hari, tidak terlalu dianjurkan. Kombinasi antara beras putih dan merah baik untuk menambah serat dan mengurangi gula. Ini bisa melancarkan pencernaan.

Kentang rebus yg belum dikupas kulitnya juga bisa jadi alternatif. Karena, kulit kentang mengandung vitamin C dan serat, yg berfungsi untuk mengontrol gula darah.

Hati-hati pada kombinasi lauk yg terlalu banyak mengandung karbohidrat. Menu makanan kita menjadi tidak ideal, ketika menerima nasi dgn lauk mi atau bihun goreng

Perusahaan Catering biasanya menyertakan sambal di dalam set menu, sebagai pelengkap dan penambah selera makan. Sejauh sambalnya terbuat dari cabai mentah yg banyak mengandung vitamin C dan kita tak punya gangguan lambung, sambal aman dikonsumsi. Yg tidak dianjurkan adalah sambal botol, dalam kemasan

Wadah Yg Aman

Wadah plastik yg tak lolos standar kesehatan bisa melepaskan racun ke dalam makanan. Rahasianya ada pada kode angka di bawah wadah plastik. Ada kode tertentu yg tak boleh digunakan untuk makanan panas, yaitu nomor 3, 6, dan 7. Bahan dasar plastik nomor-nomor ini berbahaya dan akan bereaksi dgn makanan, jika terkena panas.

Kita juga harus waspada, jika perusahaan katering memberi kuah sup dalam kantong plastik transparan.

Berapa Kali Dipanaskan?

Mengingat banyaknya jumlah pesanan yg harus dilayani setiap hari oleh perusahaan katering, mungkin saja makan siang dan malam kita dimasak pagi hari, atau malah malam sebelumnya. Apalagi, untuk menu daging empal, yg perlu pemasakan lebih lama.

Jika makanan itu tidak habis dalam satu kali makan, tak masalah jika mau disimpan untuk makan berikutnya. Sebaiknya makanan disimpan di lemari pendingin untuk mencegah kontaminasi dan pembusukan.

Sumber: www.asaljangan.com

Temukan Info lain Seputar Catering

Tidak ada komentar:

Posting Komentar