Tampilkan postingan dengan label menu katering. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menu katering. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Desember 2009

Strategi Menggenjot Pemasaran Katering



Selain pengetahuan mengenai 4P tadi, jika ingin berhasil dalam berbisnis usaha katering, Anda juga harus memperhatikan SCS, kepentingan pelanggan dan calon pelanggan mendapatkan porsi perhatian yang jauh lebih besar. Dampaknya, bisnis Anda akan lebih membetot perhatian calon pelanggan dan mengundang minat mereka untuk datang.
Apa, sih, yang dimaksud SCS? SCS adalah customer sensitivity, yakni sejauh mana Anda mampu memainkan kepekaan perasaan pelanggan, customer convenience, sejauh mana kenyamanan dan rasa aman yang bisa Anda berikan kepada pelanggan, dan yang terakhir adalah customer service, sejauh mana mutu pelayanan Anda. Begitu pentingnya SCS ini, sebagaimana pedoman 4P, hingga para pakar pemasaran produk apa pun, tak terkecuali hidangan pada usaha katering, hendaknya dilakukan sebagaimana layaknya memasarkan jasa. Dengan demikian yang kemudian sangat dipentingkan dalam menggenjot pemasaran katering adalah sejauh mana Anda bisa memuaskan dan tidak mengecewakan pelanggan maupun calon pelanggan. Keterampilan Anda memanipulasi perasaan mereka secara positif dan membuatnya menaruh rasa simpati terhadap produk dan layanan Anda jelas diperlukan.
Memainkan kepekaan perasaan pelanggan (customer sensitivity) bisa dilakukan dengan menetapkan standar bagi segenap karyawan dalam hal bersikap, berperilaku, dan memberikan tanggapan secara simpatik terhadap pelanggan. Misalnya, mulailah membiasakan diri menyambut panggilan telepon dengan ramah dan hangat, jangan pelit memberikan informasi, karena sebelum melepaskan uangnya, pelanggan berhak mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya. Jika ada komplain, tanggapi dengan kepala dingin dan carilah penyelesaian yang bisa memuaskan kedua belah pihak.
Kenyamanan yang bisa didapatkan pelanggan sangat berkaitan dengan mutu layanan Anda (customer service), baik layanan prajual maupun layanan purnajual. Layanan prajual bisa serupa undangan bagi calon pelanggan untuk mencicipi secara cuma-cuma contoh seluruh set menu yang mereka pesan. Layanan purnajual bisa dengan menyampaikan teirma kasih secara pribadi kepada konsumen, boleh melalui telepon, atas kepercayaan mereka terhadap perusahaan katering Anda. Kalau mungkin, kirimkan bingkisan kecil atau seikat kecil bunga segar sebagai ungkapan rasa terima kasih.
Nah, bagi Anda yang memang sudah jadi pengusaha katering, mulailah mawas diri. Jangan-jangan langkah-langkah di atas tak pernah terlintas dalam pikiran Anda. Sekaranglah saatnya, waktu persaingan makin ketat, langkah-langkah di atas kian penting lagi. Bagi Anda yang baru mulai melangkah pun, kiat di atas amat pantas diperhatikan. Karena begitu memasuki dunia usaha ini, maka Anda akan melihat sekaligus merasakan betapa sulitnya menarik pelanggan tetap


http://tabloidnova.com

Selasa, 15 September 2009

Pemesanan Paket Menu Catering

Dalam melaksanakan sebuah pesta, makanan menjadi hal yang sangat penting dan memegang peranan penting. Termasuk dalam pesta anak-anak. Berikut beberapa tips memesan menu makanan katering:

1. Pihak
kids catering biasanya mengadakan acara test food agar Anda dapat mencoba lebih dahulu menu yang ingin Anda pesan. Jangan sia-siakan kesempatan ini.


2. Lebih baik berjaga-jaga agar Anda tak kerepotan bila makanan banyak bersisa. Misalnya, belilah kantong plastik, kotak plastik, dan kantong kresek, untuk memberi kesempatan keluarga atau kerabat membawa pulang makanan tersebut.


3. Mintalah pihak
kids catering atau venue untuk menyediakan meja khusus untuk piring kotor, juga tempat sampah yang layak agar tamu dan anak-anak mudah membuang "aksesori" pada makanan seperti tusuk sate, cup es krim, dan lain sebagainya.


http://perempuan.kompas.com


Dukung kampanye
stop dreaming start action

Teliti Mengelola Usaha Katering

Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus dipersiapkan adalah mental Anda. Karena untuk menghalang berbagai hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan memadamkan perang batin antara berkeinginan dan keraguan adalah langkah pertama yang harus diatasi.

Setelah langkah mengatasi beban mental, kini menyangkut masalah operasional. Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan rapi. Mulai menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Misalnya untuk usaha
catering box, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan--syukur-syukur bila Anda pandai memasak, dan lebih baik lagi bila Anda adalah seorang ahli memasak. Untuk menjadi pengusaha katering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak, Anda bisa melakukan prekrutan.


Persiapan lainnya adalah tersedianya sarana dan prasarana. Pengertian tersedianya bukan berarti harus menjadi miliknya, tetapi bisa diperoleh dari meminjam atau menyewa. Kalau harus menunggu sampai perlengkapan dimiliki dulu, sampai kapan harus memulai usaha, kecuali memang tersedia dana yang cukup untuk investasi ke bisnis katering untuk jangka panjang.


Kemudian adalah kemungkinan penggunaan modal kerja. Jika Anda mampu membangun relasi luas, kebutuhan modal kerja bisa tidak terlalu menyerap dana secara keseluruhan. Kebutuhan pembelian bahan baku misalnya, apabila sudah mempunyai langganan dan pemasok tetap, bisa diharapkan dapat dirundingkan cara-cara pembayaran secara mundur. Untuk menanggulangi pembelian tunai, bisa diharapkan dana dari uang muka pemesanan. Kekurangan peralatan bisa disewa dengan pembayaran di belakang, hanya cukup menyelesaikan uang mukanya saja. Untuk seterusnya, kekurangan dana yang tidak mungkin bisa mengundurkannya, bagaimanapun juga harus tetap disediakan. Untuk mengetahui kebutuhan dan kekurangan dana secara tepat, maka harus disusun aliran dana (cash flow) yang rapi dan rasional, bertolak pada harga pasar. Kekurangan dana mungkin perlu menjual harta kekayaan lainnya atau mencari pinjaman ke bank. Namun untuk melakukan langkah-langkah yang beresiko tinggi, hendaknya harus hati-hati dalam perhitungan dan menanamkan sikap disiplin ketat dalam tiap membelanjakan keuangan perusahana yang masih mengandung kerawanan terhadap kerugian.


Selanjutnya adalah masalah pemasaran, yang merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila telah pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan, kegiatan produksi perusahaan katering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi. Misalnya menjelang lebaran, Anda bisa menyediakan
paket lebaran murah, maupun bentuk pemasaran lainnya. Dan yang penting lainnya adalah menu, pilihlah menu yang menarik. Menampilkan menu kambing aqiqah dan nuansa lain bisa menjadi alternatif.


Hal lain yang harus diperhatikan adalah lokasi bisnis Anda. Perusahaan katering, mengingat sifat pekerjaannya adalah memburu pasar dimanapun juga, maka lokasi bisnis memang tidak harus mempertimbangkan yang strategis, hanya saja perlu diperhatikan jangan sampai menganggu tetangga. Usaha katering dapat dioperasikan di mana saja, sementara dapat memanfaatkan ruangan dari bagian rumah pribadi Anda. Tetapi untuk dapur, ***sahakan paling tidak ada jalan yang dapat dilewati mobil. Sebab kalau usaha berkembang, kendaraan inilah yang akan merupakan alternatif pengangkutan.


www.perencanakeuangan.com


Dukung kampanye
stop dreaming start action