Tampilkan postingan dengan label catering services. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label catering services. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Desember 2009

Panduan Membuka Catering


Anda pintar memasak? Mengapa tidak memanfaatkan keahlian anda itu dengan membuka bisnis catering box. Selain, anda bisa menyalurkan hobi, kantong anda pun juga bisa menjadi tebal lewat usaha yang satu ini. Tapi, sebelum memulai bisnis catering box, ada baiknya melirik dulu panduannya.
Pilih jenis bisnis catering nasi yang akan anda jalankan. Apakah katering yang bersifat khusus atau umum. Catering khusus berarti catering nasianda hanya bisa disajikan untuk satu acara tertentu dengan menu khusus, misalnya, pesta kebun atau pesta formal. Sementara catering umum sangat fleksibel. Ia bisa digunakan untuk moment apapun.
Adakan survei kecil-kecilan untuk mengetahui kompetitor jasa catering anda. Cari tahu juga informasi soal harga, kualitas makanan serta kualitas penyajiannya. Makin banyak informasi yang bisa anda gali, akan makin matang pula anda menghadapi persaingan dalam bisnis jasa catering.
Hitung ongkos produksi. Buatlah perbandingan dengan pemasukan yang anda terima. Berspekulasilah agar anda tidak merugi.
Di awal anda membuka usaha catering nasi box, buatlah promosi. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap pemesanan.
Untuk bisnis catering nasi box, anda tidak perlu mempertimbangkan faktor lokasi. Karena pemesanan bisa dilakukan lewat telepon atau dari mulut ke mulut.
Manfaatkanlah anggota keluarga atau teman untuk membantu anda berbisnis catering. Percayalah, tindakan yang satu ini bisa meredam biaya produksi, dibandingkan jika anda menggunakan tenaga orang lain dimana anda harus membayar.



Http://www.conectique.com

Senin, 14 Desember 2009

Strategi Menggenjot Pemasaran Katering



Selain pengetahuan mengenai 4P tadi, jika ingin berhasil dalam berbisnis usaha katering, Anda juga harus memperhatikan SCS, kepentingan pelanggan dan calon pelanggan mendapatkan porsi perhatian yang jauh lebih besar. Dampaknya, bisnis Anda akan lebih membetot perhatian calon pelanggan dan mengundang minat mereka untuk datang.
Apa, sih, yang dimaksud SCS? SCS adalah customer sensitivity, yakni sejauh mana Anda mampu memainkan kepekaan perasaan pelanggan, customer convenience, sejauh mana kenyamanan dan rasa aman yang bisa Anda berikan kepada pelanggan, dan yang terakhir adalah customer service, sejauh mana mutu pelayanan Anda. Begitu pentingnya SCS ini, sebagaimana pedoman 4P, hingga para pakar pemasaran produk apa pun, tak terkecuali hidangan pada usaha katering, hendaknya dilakukan sebagaimana layaknya memasarkan jasa. Dengan demikian yang kemudian sangat dipentingkan dalam menggenjot pemasaran katering adalah sejauh mana Anda bisa memuaskan dan tidak mengecewakan pelanggan maupun calon pelanggan. Keterampilan Anda memanipulasi perasaan mereka secara positif dan membuatnya menaruh rasa simpati terhadap produk dan layanan Anda jelas diperlukan.
Memainkan kepekaan perasaan pelanggan (customer sensitivity) bisa dilakukan dengan menetapkan standar bagi segenap karyawan dalam hal bersikap, berperilaku, dan memberikan tanggapan secara simpatik terhadap pelanggan. Misalnya, mulailah membiasakan diri menyambut panggilan telepon dengan ramah dan hangat, jangan pelit memberikan informasi, karena sebelum melepaskan uangnya, pelanggan berhak mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya. Jika ada komplain, tanggapi dengan kepala dingin dan carilah penyelesaian yang bisa memuaskan kedua belah pihak.
Kenyamanan yang bisa didapatkan pelanggan sangat berkaitan dengan mutu layanan Anda (customer service), baik layanan prajual maupun layanan purnajual. Layanan prajual bisa serupa undangan bagi calon pelanggan untuk mencicipi secara cuma-cuma contoh seluruh set menu yang mereka pesan. Layanan purnajual bisa dengan menyampaikan teirma kasih secara pribadi kepada konsumen, boleh melalui telepon, atas kepercayaan mereka terhadap perusahaan katering Anda. Kalau mungkin, kirimkan bingkisan kecil atau seikat kecil bunga segar sebagai ungkapan rasa terima kasih.
Nah, bagi Anda yang memang sudah jadi pengusaha katering, mulailah mawas diri. Jangan-jangan langkah-langkah di atas tak pernah terlintas dalam pikiran Anda. Sekaranglah saatnya, waktu persaingan makin ketat, langkah-langkah di atas kian penting lagi. Bagi Anda yang baru mulai melangkah pun, kiat di atas amat pantas diperhatikan. Karena begitu memasuki dunia usaha ini, maka Anda akan melihat sekaligus merasakan betapa sulitnya menarik pelanggan tetap


http://tabloidnova.com