Tampilkan postingan dengan label katering makanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label katering makanan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Agustus 2010

Buka Usaha Katering Dengan Omset Lumayan

Berubahnya pola hidup selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, membuka kesempatan bagi pebisnis untuk menangkap peluang yang akan datang di depan mata ini. Peluang yang ada di bulan Ramadhan yang penuh rahmat ini bukan hanya untuk bisnis musiman tetapi juga untuk bisnis berkelanjutan.Jadi produk haruslah sesuatu yang dicari oleh masyarakat dan bukan berfokus pada apa yang diinginkan dan dipikirkan oleh pedagangnya atau kemampuan melihat pasar.Sedangkan bagi bisnis yang tidak hanya menyediakan kebutuhan selama puasa dan lebaran, momen bulan Ramadhan ini bisa dugunakan untuk ajang promosi besar-besaran sehingga ketika bulan puasa ini selesai, produk anda telah sangat dikenal masyarakat dan ketika gaya hidup kembali normal, anda telah dapat menuai hasil yang maksimal.

untuk segmen pasar selama bulan Ramadhan ini dapat dibagi sesuai dengan aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat selama bulan puasa dan hari Idul Fitri.

Katering Sahur dan Buka Puasa

Harus di bidik dengan jeli target market pada segmen ini sebelum menjajakan produk atau barang anda. Makanan basah merupakan produk andalan untuk buka puasa maupun sahur. Bila ingin memilih segmen pasar dengan momen sahur, pastikan anda mempunyai market yang jelas, sebagai contoh katering sahur untuk anak kost atau mahasiswa. Begitu pula moment buka puasa, target market yang bisa disasar adalah pekerja kantor, ataupun keluarga yang senang untuk berbuka puasa diluar rumah.Produk lain yang bisa di ambil adalah jajanan sebagai makanan pembuka puasa. Produk seperti kolak, es kelapa muda, kurma, gorengan, kue basah, kue kering, sop buah dan lainnya marak di jual di sepanjang jalan atau disudut-sudut perumahan. Juga ketika mendekati hari raya Idul Fitri. Kebanyakan keluarga muda dan pekerja lebih memilih untuk membeli ketupat yang sudah jadi ketimbang membuatnya sediri.

Sumber desainlogodesign.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Senin, 14 Desember 2009

Strategi Menggenjot Pemasaran Katering



Selain pengetahuan mengenai 4P tadi, jika ingin berhasil dalam berbisnis usaha katering, Anda juga harus memperhatikan SCS, kepentingan pelanggan dan calon pelanggan mendapatkan porsi perhatian yang jauh lebih besar. Dampaknya, bisnis Anda akan lebih membetot perhatian calon pelanggan dan mengundang minat mereka untuk datang.
Apa, sih, yang dimaksud SCS? SCS adalah customer sensitivity, yakni sejauh mana Anda mampu memainkan kepekaan perasaan pelanggan, customer convenience, sejauh mana kenyamanan dan rasa aman yang bisa Anda berikan kepada pelanggan, dan yang terakhir adalah customer service, sejauh mana mutu pelayanan Anda. Begitu pentingnya SCS ini, sebagaimana pedoman 4P, hingga para pakar pemasaran produk apa pun, tak terkecuali hidangan pada usaha katering, hendaknya dilakukan sebagaimana layaknya memasarkan jasa. Dengan demikian yang kemudian sangat dipentingkan dalam menggenjot pemasaran katering adalah sejauh mana Anda bisa memuaskan dan tidak mengecewakan pelanggan maupun calon pelanggan. Keterampilan Anda memanipulasi perasaan mereka secara positif dan membuatnya menaruh rasa simpati terhadap produk dan layanan Anda jelas diperlukan.
Memainkan kepekaan perasaan pelanggan (customer sensitivity) bisa dilakukan dengan menetapkan standar bagi segenap karyawan dalam hal bersikap, berperilaku, dan memberikan tanggapan secara simpatik terhadap pelanggan. Misalnya, mulailah membiasakan diri menyambut panggilan telepon dengan ramah dan hangat, jangan pelit memberikan informasi, karena sebelum melepaskan uangnya, pelanggan berhak mendapatkan informasi selengkap-lengkapnya. Jika ada komplain, tanggapi dengan kepala dingin dan carilah penyelesaian yang bisa memuaskan kedua belah pihak.
Kenyamanan yang bisa didapatkan pelanggan sangat berkaitan dengan mutu layanan Anda (customer service), baik layanan prajual maupun layanan purnajual. Layanan prajual bisa serupa undangan bagi calon pelanggan untuk mencicipi secara cuma-cuma contoh seluruh set menu yang mereka pesan. Layanan purnajual bisa dengan menyampaikan teirma kasih secara pribadi kepada konsumen, boleh melalui telepon, atas kepercayaan mereka terhadap perusahaan katering Anda. Kalau mungkin, kirimkan bingkisan kecil atau seikat kecil bunga segar sebagai ungkapan rasa terima kasih.
Nah, bagi Anda yang memang sudah jadi pengusaha katering, mulailah mawas diri. Jangan-jangan langkah-langkah di atas tak pernah terlintas dalam pikiran Anda. Sekaranglah saatnya, waktu persaingan makin ketat, langkah-langkah di atas kian penting lagi. Bagi Anda yang baru mulai melangkah pun, kiat di atas amat pantas diperhatikan. Karena begitu memasuki dunia usaha ini, maka Anda akan melihat sekaligus merasakan betapa sulitnya menarik pelanggan tetap


http://tabloidnova.com