Tampilkan postingan dengan label daging segar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daging segar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Maret 2010

Trik Mengolah Daging Ayam dengan Tepat



Daging Ayam merupakan makanan yang kandungan proteinnya setara dengan gabungan protein yang ada pada daging sapi, ikan, kacang, dan biji-bijian. Daging ayam aman untuk mereka yang memiliki gangguan kolesterol jika dimakan tanpa kulitnya. Sebab, daging berwarna putih umumnya lebih rendah lemak jenuh.

Nutrisi daging ayam
Asam amino yang terkandung dalam daging ayam berfungsi untuk memperbaiki seluruh sel tubuh kita. The National Chicken Council membeberkan fakta bahwa 3 ons daging ayam mengandung nutrisi seperti: kalsium, magnesium, fosfor, potasium, niasin, dan vitamin B12. Daging ayam juga rendah karbohidrat dan rendah sodium.

Daging putih vs daging merah
United States Department of Agriculture (USDA) menyarankan kita memilih daging putih (seperti pada ayam atau ikan) ketimbang daging merah (seperti daging sapi). Tiga ons ayam bakar atau ayam panggang tanpa kulit mengandung 130 kalori dan 4 gram lemak. Namun, jika Anda menggunakan kulitnya, total kalori dan lemak akan bertambah, yakni 170 kalori dan 7 gram lemak.

Pria dan wanita bisa mengonsumsi 5-6 ons daging ayam per hari. Hindari menyantap daging ayam yang disajikan dalam porsi besar. Sajikan daging ayam bersama dengan sayuran, seperti kentang, wortel, buncis, dan jagung manis.

Memilih ayam kemasan
Ada kalanya Anda bosan atau tak sempat mengolah Daging Ayam. Solusinya? Beli yang sudah dibumbui dan siap disajikan. Baca label pada kemasannya agar Anda tahu berapa takaran penyajian yang aman. Sering kali ayam olahan sudah ditambahi dengan garam dan bumbu lain yang bisa meningkatkan lemak.

Sumber protein lainnya
Selain daging ayam, ada sumber protein yang setara. Contohnya, ikan (terutama ikan salmon), kacang-kacangan (kacang almond), dan biji-bijian (biji bunga matahari atau kuaci).

/female.kompas.com

Senin, 15 Februari 2010

Tips Memilih Daging Ayam



Memilih daging ayam yang baik untuk dikonsumsi seluruh keluarga kita memang harus hati-hati. Apalagi saat ini sedang marak-maraknya penjualan ayam tiren (mati kemaren) , ayam formalin dan ayam suntik yang jelas-jelas sangat merugikan bagi kita. Oleh karena itu penting sekali bagi kita untuk mengetahui ciri-ciri daging ayam yang baik untuk dikonsumsi.

Tips memilih daging ayam yang baik :
* lihat warna dagingnya, daging ayam yang baik akan berwarna putih segar, mempunyai warna lemak putih kekuning-kuningan yang merata dibawah kulit.
* cium bau nya, daging ayam yang baik akan berbau daging segar dan tidak berbau asing.
* coba tekan dagingnya, daging ayam yang baik akan elastis dan kembali seperti semula.
* tidak ada tanda-tanda memar atau tanda-tanda lain yang mencurigakan.

Ciri-ciri daging ayam yang tidak baik :
* jika ayam tiren akan berbau agak busuk dan pada ayam formalin berbau seperti obat-obatan.
* daging berwarna kebiruan seperti memar dan jika ayam formalin berwarna pucat, sedangkan pada ayam suntik kulit terlihat bersih dan berkilat.
* badan terlihat kaku, jika disayat tidak mengeluarkan darah sedangkan pada ayam suntik, jika disayat bagian dada dan paha akan mengeluarkan air. Nah...sudah tahu kan? Mulai sekarang, jangan khawatir lagi untuk berbelanja ayam jika anda ingin masak menu masakan favorit untuk keluarga anda


Http://nanda-bookshop.blogspot.com