NASI TIMBEL Resep Bahan Nasi Timbel: 1 liter beras, cuci bersih. 1 liter air, didihkan. Daun pisang secukupnya, untuk membungkus. Cara Membuat : 1. Kukus beras selama 35 menit. Angkat. 2. Tuangkan beras ke dalam mangkuk cekung, kemudian siram dengan air mendidih. Biarkan sampai air terserap. 3. Kukus beras dalam panci pengukus sampai matang. 4. Ambil selembar daun pisang yang telah dilayukan dengan api. 5. Panas-panas bungkus nasi sambil dipadatkan. Resep nasi timbel ini untuk 5 porsi. Pelengkap timbel: Ayam Goreng Tahu + tempe goreng Sayur Asem Sambel Terasi Lalapan AYAM GORENG Bahan: 1 ekor ayam (600 gr) Bumbu halus : 5 bawang merah 3 bawang putih 1/2 sdt ketumbar 1/2 sdt merica 1/2 sdt jintan 2 cm kunyit, sangrai 3 btr kemiri, sangrai 1/2 cm jahe 1/2 sdt gula merah 1 sdt garam 1 sdm air asam jawa Cara membuat: Ungkeb ayam bersama bumbu, hingga cukup empuk. Goreng hingga kecoklatan. Note: *Paling enak menggunakan ayam kampung. Tetapi jika tidak ada, bisa memakai ayam ras yang kecil, yang tidak ada lemaknya mantap juga menjadi teman nasi timbel. * Bila menggunakan ayam kampung, tambahkan air secukupnya pada saat mengungkeb. www.acehforum.or.id
Untuk mengahadapi hari raya, kita biasanya membuatkue kering yang sengaja di buat dalam acara yang dinantikan, baik untuk sendiri maupun untuk dijual. Salah satunya adalah kue kering sepertikue havermut berikut ini. Silahkan dicoba. BAHAN : havermut200 gr mentega 2 butir telur 75 gr keju cheddar, diparut 200 gr tepung terigu 50 gr havermut diblender 1/4 sdt soda kue CARA MEMBUAT : * Kocok mentega hingga lembut. * Masukkan telur sambil dikocok rata. * Tambahkan ayakan tepung terigu, soda kue dan keju parut. * Masukkan havermut halus, lalu aduk rata. * Sendokkan adonan ke loyang kue kering yang sudah dioleh margarin. * Oven dengan suhu 140 derajat celcius selama 30 menit. Note : Agar kue terasa lembut dan kering, havermut diblender sampai halus. www.tipskeluarga.com
Bahan Dasar 475 mlSahne (cream/kepala susu) 125 mlSusu cair (atau bisa juga santan kelapa) 4butir telur 100 mlgula (lebih bagus lagi kalau feiner Zucker / gula halus) 1 sendok teh vanilli Rasa Terserah Anda (apokat, coklat/Blockschokolade, Erdbeer/strawberry, pisang, etc.). contoh : 1 buah apokat Alat blender freezer / Gefrierfach, Gefriertrühe panci kecil wadah es krim kompor Cara Pembuatan Adonan 1 Apokat diblender, kemudian ditaruh ke dalam panci. Masukkan Sahne dan susu/santan. Seluruhnya dipanaskan pelan-pelan sambil terus diaduk (Elektroherd : angka 2). Jika sudah panas (gelembung udara mulai naik), panci diturunkan. Adonan 2Telur (kuning+putihnya), gula, dan vanili diblender (dikocok). Lalu dituangkan ke dalam panci berisi adonan 1. Semuanya kemudian dipanaskan lagi, sambil diaduk terus hingga mengental. Setelah kental, dituangkan ke dalam wadah es krim (rantang atau sejenisnya) ditaruh ke dalam kulkas (Kühlschrank) selama 3-4 jam. Setelah itu dipindahkan ke dalam freezer (Gefrierfach), setiap 1 jam diaduk, supaya tidak terjadi pengkristalan es. Setelah 3-4 kali pengadukan ( = 3..4 jam) menurut pengalaman tidak perlu lagi diaduk. Jika es krim yang jadi terlalu keras/liat, sebaiknya 10 menit dikeluarkan sebelum disantap. Selamat Mencoba http://resep0.tripod.com/
Banyak yang mengunjungi Bandung, ibu kota Propinsi Jawa Barat, untuk memanjakan indra pengecap mereka. Bandung menawarkan banyak hal, mulai dari aneka penganan di kaki lima sampai makanan haute cuisine, setiap pengunjung pasti akan menemukan makanan yang sesuai dengan selera mereka, di bumi Parahyangan ini.
Penduduk asli Bandung yang dinamakan suku Sunda memiliki banyak hidangan yang lezat. Dari segi rasa makanan Sunda cenderung lebih hambar namun tetap gurih. (Kecuali kalau Anda mencoba sambal dadak yang terkenal pedasnya itu!) Untuk rasa yang lebih nikmat sekaligus pedas, santaplah Nasi Timbel hangat dengan sambal dadak. Jangan lupa tambahkan sayur asam sebagai pelengkap hidangan nasi timbel anda. Sedapnya!
Orang Sunda banyak mengonsumsi sayuran, juga sayuran mentah (lalap atau lalapan), seperti timun, tomat, kemangi, terong, kubis, selada, dan sebagainya. Lalapan biasanya merupakan “rekan” dari sambal dadak.
Nasi timbel barangkali merupakan penganan yang paling populer. Biasanya, nasi pulen yang dipadatkan kemudian dibungkus daun pisang ini disantap dengan lalapan, sambal dadak, sepotong ayam (bisa digoreng atau dipanggang), tempe goreng, tahu goreng, secuil ikan jambal goreng. Terkadang nasi timbel bisa juga ditambahkan gepuk (potongan daging sapi yang direndam rempah kemudian digoreng), hidangan pepes (ikan, ayam, jamur, dsb.), tumis sayuran, dan lain-lain. Batagor-baso tahu goreng juga merupakan penganan yang sering dicari. Terbuat dari tahu dan campuran ikan yang dihaluskan beserta tepung, dengan saus kacang khasnya, membuat pecinta batagor selalu merindukan rasanya yang khas.
Untuk mencicipi Nasi Timbel dan berbagai hidangan Sunda lainnya, Anda dapat mencoba restoran-restoran yang ada di bawah ini. Ada banyak sekali restoran nasi timbel Sunda di Bandung, jadi selama Anda jalan-jalan di kota ini, tak ada salahnya jeli mencari-cari restoran Sunda lainnya.
Seperti yang banyak orang sudah ketahui bahwa Bandung adalah salah satu kota tujuan wisata kuliner di Indonesia. Fenomena ini telah menjadi hal yang tidak asing lagi bagi orang kebanyakan. Ini adalah satu keuntungan yang sangat saya nikmati dari kuliah di Bandung, karena saya sangat suka jalan-jalan dan menemukan rumah makan atau kafe baru lalu mempromosikannya ke teman-teman saya.
Kalau dihitung dari awal kuliah hingga sekarang (berarti dari tahun 2005 sampai 2007), banyak Tempat Makanan baru bermunculan di kota ini. Mulai dari restoran yang range harganya mahal sampai kafe-kafe yang 'berusaha' memfasilitasi para mahasiswa agar bisa memenuhi kebutuhan 'nongkrong' dan 'kongkow' nya itu tanpa memberatkan kantong mereka.
Daerah Dago (baik dari dago bawah sampai dago pakar), Setiabudi sampai Lembang, sepanjangJalan Riau,dan daerah lainnya. Dilihat-lihat jaman sekarang kafe di Bandung semakin menjamur. Selain itu, banyak tempat 'nongkrong' yang dilengkapi dengan wi-fi connection, lagi-lagi fasilitas ini melihat kebutuhan banyak orang. Ada juga warung-warung menyerupai kafe yang mencoba menghadirkan pemandangan kota Bandung di malam hari, sebutan populernya city light atau city view. Contohnyaada restoran-restoran dan kafe-kafe di daerah Dago Pakar, atau warung kopi Moko di daerah Cimenyan (Cicaheum atas).
Tidak hanya tempat 'nongkrong' untuk anak muda, aneka rumah makan di Bandung banyak yang bisa dijadikan tujuan wisata kuliner karena sajiannya yang berbeda. Contohnya Bebek Bengawan di Jalan Bengawan. Cara masak bebek di rumah makan tersebut berbeda dengan bebek lain di rumah makan Bebek van Java, misalnya, atau Bebek Boromeus.
Kecenderungan yang saya temui pada Tempat Makanan atau kafe baru di Bandung adalah mereka sering menetapkan tarif yang murah untuk setiap item-nya, tapi hanya pada masa awal pembukaan tempat makan. Contohnya Kafe Le Pakar yang sempat menjadi saingan berat Cloud 9 dengan menyajikan minuman sejenis namun harganya jauh lebih murah. Anak-anak muda sempat 'lari' ke Le Pakar karena harga tersebut, namun seiring waktu, harga di Le Pakar semakin mahal dan kini sama saja dengan Cloud 9.Kini, kafe berkonsep lounge dengan harga murah coba dihadirkan oleh Jack's House yang terletak di daerah Dago Pakar juga.
Contoh lainnya adalah rumah makan Igelanca (yang juga pernah jadi review saya) menyajikan makanan dengan harga sangat terjangkau namun para konsumen dapat menikmati pemandangan kota Bandung di malam hari.
Pada awalnya, hari ini saya ingin meliput Du Chocolat di kawasan Setiabudi, sebuah kafe yang menyajikan aneka jenis kue dan coklat. Ada Chocolate Fonduee yang merupakan favorit saya dan seorang teman ketika masih sering 'nongkrong' di sana. Lalu saya mendengar ada tempat serupa di kawasan Pasir Kaliki Hyper Square, bernama Melted. Sayangnya, ketika tadi sore saya sampai di Du Chocolat, tempat itu tutup untuk hari Rabu.
Akhirnya, saya memutuskan pergi ke Cihampelas Walk dan menjadikan Honeymoon Dessert sebagai review saya yang baru. Yang jelas, Bandung memiliki banyak sasaran yang unik dan membuat saya bersemangat untuk menulis reviews di blog ini. Hehehehehe...
Buah Naga (Dragon Fruit) kini makin akrab telinga kita. Padahal hingga tahun 2001, buah ini hanya bisa dijumpai di Israel, Australia, Thailand, dan Vietnam. Sekarang, buah ini mudah dijumpai di pasar swalayan di Indonesia.
Anton Mulyadi (40 tahun), tenaga pendidik di sebuah sekolah menengah pertama di Jakarta, setahun lalu sering mengalami gangguan panas dalam. Bila gangguan itu datang, pada langit-lan*** mulut dan lidahnya timbul seriawan atau sariawan.Meski mengganggu, Anton tak terbiasa minum obat sebagai penawar. Ia percaya, seminggu lagi sariawan itu akan hilang dengan sendirinya. “Tentu, saya tetap merasa tak nyaman ketika harus mengajar murid-murid,” tuturnya.
Empat Jenis Jenis buah naga ada empat macam. Pertama, buah naga daging putih (Hylocereus undatus). Kulit merah buah ini amat kontras dengan daging putih di dalamnya. Di dalam daging itu bertebaran biji hitam. Jenis ini mudah dijumpai di pasar lokal maupun mancanegara. Bobot rata-rata per buah 400-500 gram, ada juga yang hingga 650 gram.
Kedua, buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus). Sosok tanaman jenis ini lebih kekar. Di bagian batang dan cabang, jarak antarduri tampak lebih rapat. Bobot buahnya rata-rata 400-500 gram. Dagingnya berwarna merah keunguan. Kadar kemanisan 13-15 brik.
Ketiga, buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis). Batangnya lebih besar dan berwarna loreng ketika tua. Kulit buah merah dan berjumbai. Ukuran buahnya rata-rata 400-500 gram. Tingkat kemanisan 13-15 brik.
Keempat, buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus). Penampilannya khas dengan kulit kuning dan tanpa sisik atau jumbai. Tekstur kulit cenderung halus, seperti apel, sehingga dijuluki kaktus apel. Kadar kemanisan 15-18 brik. Ukuran buah 80-100 gram.
Aneka Khasiat Tanaman yang buahnya berbentuk bulat lonjong mirip buah nanas ini, kaya akan vitamin dan mineral dengan kandungan serat cukup banyak sehingga cocok untuk diet. Dijelaskan Sinse David dari Klinik Cikini, Jakarta, buah naga selain mempunyai nilai ekonomis tinggi, juga berkhasiat. Masyarakat Eropa mempercayai buah naga ini mampu menurunkan kolesterol, menyeimbangkan kadar gula darah, mencegah kanker usus, menguatkan fungsi ginjal, tulang, dan daya kerja otak, meningkatkan ketajaman mata, mengobati keputihan, dan sebagai pelindung kesehatan mulut, termasuk sariawan.
Cara sederhana, Buah Naga dimakan segar, setelah masak dan empuk. Buah dibelah jadi dua, lalu daging buahnya yang putih bertabur biji hitam kecil diambil menggunakan sendok. Biji buah ini dapat langsung dimakan, seperti biji selasih. Buah naga segar dikonsumsi sebagai penghilang dahaga karena kandungan airnya sangat tinggi, sekitar 90,2 persen dari berat buah.
Pemanfaatan buah ini tak melulu segar. Hasil uji Research Institute of Fruits and Vegetables (RIFAV) di Gia Lam, Ha Noi, Vietnam, buah naga layak dikalengkan. Di California, bunganya dijadikan salad.
Dari beberapa literatur disebutkan, prajurit Spanyol yang menyerbu Amerika Latin meyakini bahwa memakan buah ini dapat mencegah kulit busik. Daging buahnya dapat difermentasi untuk menghasilkan minuman beralkohol.
Buah yang unik ini juga pantas dijadikan buah tangan. Holtikulturis Dr. Elaine Solowey dari Natural Medicine Research Unit (NMRU) di Hebrew University Hadassah Medical Center di Jerusalem, menghadiahi Dalai Lama buah ini usai belajar pengobatan tradisional di Tibet.
If you think lasagna has to be heavy think again. This is a light easy, make ahead recipe that is sure to please everyone. Lasagna is not a dish, but a type of pasta. What Americans think of as "lasagna" is Lasagne al Forno (baked lasagna). A good Italian lasagna is not heavy, it's light and there are many flavors to savor, not just a heavy meat sauce. Below is the lasagna food recipe I use for my family and very frequently when entertaining. It can be made ahead of time and frozen if you're pressed for time. Note that the lasagna is topped with a version of a béchamel sauce -- the best part
Lasagne al Forno Baked Lasagna food Ingredients Tomato sauce: * 1/2 pound lean beef * 1/2 pound lean pork * 2 mild Italian sausages, casings removed * 1/4 cup fresh parsley, chopped * 2 large garlic cloves, crushed * 2 oz. salt pork diced (you can use a good quality bacon * 2 medium onions, chopped * 2 medium carrots, chopped fine * 2 stalks celery, chopped fine * 1 Tbs butter * 1 large can peeled plum tomatoes * 2 Tbs tomato paste Directions 1. Cook salt pork and butter in a large skillet until it just begins to brown. 2. Add carrots, celery, onion and garlic. 3. Cook until celery is just tender. 4. Remove mixture to a separate bowl. 5. Using the same skillet, brown beef, pork, and sausage. 6. Add carrot/onion mixture to meat. 7. Add tomatoes, paste, and parsley. Cook for a few minutes then taste and add salt and pepper. www.bellaonline.com