Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label minuman. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Oktober 2010

Kacang Kapri

Kapri atau kacang kapri (Pisum sativum L. ssp. sativum, suku polong-polongan atau Fabaceae) adalah sejenis tumbuhan sayur yang mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional Indonesia. Kapri termasuk dalam golongan sayur buah, artinya buahnya yang dimakan sebagai sayur dan tidak digolongkan sebagai buah-buahan, seperti juga tomat atau cabai. Buah ini, yang bertipe polong (legume), dipanen ketika masih muda dan bijinya belum berkembang penuh, sehingga berbentuk pipih dan masih lunak. Jika terlalu tua dipanen polong kapri berserat tebal dan tidak nyaman lagi untuk dikonsumsi.

Kapri masih satu jenis dengan ercis (kadang-kadang dicampuradukkan) dan termasuk salah satu sayuran yang paling dini dikonsumsi manusia. Terdapat beberapa bukti budidaya di wilayah perbatasan Thailand dan Myanmar 12 ribu tahun yang lalu.[1]. Tumbuhan kapri, yang tumbuh baik di dataran tinggi, tumbuh merambat sehingga memerlukan penopang dalam budidayanya. Di Indonesia ia biasanya ditopang dengan tongkat-tongkat tipis dari bambu.

Ada dua tipe kapri yang agak berbeda meskipun keduanya dapat dimakan polongnya secara keseluruhan. Yang pertama adalah yang berbiji pipih dan dikenal sebagai snow pea (Kelompok budidaya axiphium). Tipe ini populer di Indonesia. Tipe yang kedua adalah yang berbiji bulat dan dikenal sebagai snap pea atau sugar snap pea (Kelompok macrocarpum).

Masakan yang menggunakan kapri kebanyakan adalah makanan dengan pengaruh Tiongkok, seperti nasi goreng. Capcay juga sering dilengkapi dengan kapri. Sayur kapri juga dapat ditumis atau menjadi salah satu bahan dari sup.
Sumber: wikipedia

lihat Juga:
makanan
minuman
japanese food

Senin, 27 September 2010

Ikan Mas untuk Konsumsi

Ikan Mas Makanan Konsumsi diantaranya:

1. Ikan Mas Punten

Ras ini dikembangkan pertama kali pada tahun 1933 di Desa Punten, Malang, Jawa Timur. Tubuhnya relatif pendek, tetapi bagian punggungnya lebar dan tinggi. Karena itu, bentuk badan ikan mas punten terkesan membuntak atau bulat pendek (big belly). Perbandingan antara panjang total dan tinggi badan adalah 2,3-2,4:1. Warna sisik hijau gelap, mata agak menonjol, gerakan tubuhnya lambat, dan bersifat jinak.

2. Ikan Mas Sinyonya atau Putri Yogya

Tidak diketahui pasti asal-usul nama ikan jenis ini. Beberapa orang menyebutkan, ikan mas ini mudah sekali bertelur sehingga disebut sinyonya. Bentuk tubuhnya memanjang (long bodied form) dan punggungnya lebih rendah dibandingkan dengan ikan mas punten. Perbandingan antara panjang dan tinggi badannya sekitar 3,66:1.

Sisiknya berwarna kuning muda seperti warna kulit jeruk sitrus. Mata ikan yang masih muda agak menonjol, kemudian berubah menjadi sipit ketika ikan sudah mulai tua. Sifat ikan mas sinyonya lebih jinak dibandingkan dengan ikan ras punten. Ikan mas sinyonya memiliki kebiasaan berkumpul di permukaan air.

Fekunditas atau jumlah telur ikan mas sinyonya 85.000—125.000 dan diameternya 0,3—1,5 mm. Induk ikan mas sinyonya jantan akan matang kelamin pertama pada umur 8 bulan, sedangkan yang betina pada umur 18 bulan. Ikan mas ini tahan terhadap parasit Myxosporea. Kisaran toleransi pH-nya 5,5—8,5.

3. Ikan Mas Taiwan

Ikan mas taiwan memiliki bentuk badan yang memanjang dan bentuk punggung seperti busur agak membulat. Sisiknya berwarna hijau kekuningan hingga kuning kemerahan di tepi sirip dubur dan di bawah sirip ekor. Ikan mas taiwan sangat responsif terhadap makanan sehingga akan saling berebut ketika diberi pakan. Diduga nenek moyang ikan mas ini berasal dari Taiwan, kemudian diintroduksi dan dikembangkan di Indonesia.

4. Ikan Mas Merah

Ciri khas dari ikan mas ini adalah sisiknya yang berwarna merah keemasan. Gerakannya aktif, tidak jinak, dan paling suka mengaduk-aduk dasar kolam. Bentuk badannya relatif memanjang. Dibandingkan dengan ras sinyonya, posisi punggungnya relatif lebih rendah dan tidak lancip. Matanya agak menonjol.

5. Ikan Mas Majalaya
Ikan mas hitam

Sesuai dengan namanya, ikan mas ini berkembang pertama kali di daerah Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ukuran badannya relatif pendek dan punggungnya lebih membungkuk dan lancip dibandingkan dengan ras ikan mas lainnya. Perbandingan antara panjang dan tinggi tubuhnya adalah 3,2:1.

Bentuk tubuhnya semakin lancip ke arah punggung dan bentuk moncongnya pipih. Sifat ikan mas ini relatif jinak dan biasa berenang di permukaan air. Sisiknya berwarna hijau keabuan dan bagian tepinya berwarna lebih gelap, kecuali di bagian bawah insang dan di bagian bawah sirip ekor berwarna kekuningan. Semakin ke arah punggung, warna sisik ikan ini semakin gelap.

Ikan mas majalaya memiliki keunggulan, di antaranya laju pertumbuhannya relatif cepat, tahan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, rasanya lezat dan gurih, dan tersebar luas di Indonesia. Fekunditas atau jumlah telur yang dihasilkan ikan mas majalaya tergolong tinggi, yakni 84.000—110.000 butir per kilogram induk.

5. Ikan Mas Yamato

Ikan mas ini kurang populer di kalangan petani ikan mas di Indonesia. Bentuk tubuhnya memanjang. Sisiknya berwarna hijau kecokelatan. Ikan mas ini banyak ditemukan dan dibudidayakan di Asia Timur, seperti Cina dan Jepang dan untuk di olah menjadi chinese food atau japanese food.

6. Ikan Mas Lokal

Ikan mas ini sebenarnya belum bisa digolongkan sebagai salah satu ras atau jenis ikan mas. Meskipun demikian, ikan ini justru paling banyak ditemukan di lapangan dan paling banyak dikenal oleh petani ikan dewasa ini.

Bentuk tubuh dan warnanya merupakan kombinasi dari beberapa jenis ikan mas yang sudah ada. Secara umum, bentuk tubuhnya memanjang dan matanya tidak sipit. Kemungkinan besar ikan ini muncul akibat perkawinan silang yang tidak terkontrol dengan jenis-jenis ikan mas lain yang ada di masyarakat.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Minuman

Jumat, 24 September 2010

Mencicipi Makanan Khas Palembang

Kota ini memiliki komunitas Tionghoa cukup besar. Makanan seperti pempek atau tekwan yang terbuat dari ikan mengesankan "Chinese taste" yang kental pada masyarakat Palembang.


* Pempek, makanan khas Palembang yang telah terkenal di seluruh Indonesia. Dengan menggunakan bahan dasar utama daging ikan dan sagu, masyarakat Palembang telah berhasil mengembangkan bahan dasar tersebut menjadi beragam jenis pempek dengan memvariasikan isian maupun bahan tambahan lain seperti telur ayam, kulit ikan, maupun tahu pada bahan dasar tersebut. Ragam jenis pempek yang terdapat di Palembang antara lain pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek keriting, pempek adaan, pempek kulit, pempek tahu, pempek pistel, pempek udang, pempek lenggang, pempek panggang, pempek belah, dan pempek otak - otak. Sebagai pelengkap menyantap pempek, masyarakat Palembang biasa menambahkan saus kental berwarna kehitaman yang terbuat dari rebusan gula merah, cabe, dan udang kering yang oleh masyarakat setempat disebut saus cuka (cuko).

* Tekwan, makanan khas Palembang dengan tampilan mirip sup ikan berbahan dasar daging ikan dan sagu yang dibentuk kecil - kecil mirip bakso ikan yang kemudian ditambahkan kaldu udang sebagai kuah, serta soun dan jamur kuping sebagai pelengkap.

Model, salah satu olahan pempek yang menggugah selera
Pindang ikan patin khas Palembang, rasanya pedas, asam, dan gurih


* Model, mirip tekwan tetapi bahan dasar daging ikan dan sagu dibentuk menyerupai pempek tahu kemudian dipotong kecil - kecil dan ditambah kaldu udang sebagai kuah serta soun sebagai pelengkap.

* Laksan, berbahan dasar dan berbentuk seperti pempek, dipotong kecil - kecil dan kemudian disiram kuah santan.

* Celimpungan, mirip laksan, hanya saja adonan pempek dibentuk mirip tekwan dan disiram kuah santan.

* Mie Celor, berbahan dasar mie kuning dengan ukuran agak besar mirip mie soba dari Jepang, disiram dengan kuah kental kaldu udang dan daging udang.

* Burgo, berbahan dasar tepung beras dan tepung sagu yang dibentuk mirip dadar gulung yang kemudian diiris, dinikmati dengan kuah santan.

* Pindang Patin, salah satu makanan khas Palembang yang berbahan dasar daging ikan patin yang direbus dengan bumbu pedas dan biasanya ditambahkan irisan buah nanas untuk memberikan rasa segar. Nikmat disantap dengan nasi putih hangat, rasanya gurih, pedas, dan segar.

* Pindang Tulang, berbahan dasar tulang sapi dengan sedikit daging yang masih menempel dan sumsum di dalam tulang, direbus dengan bumbu pedas, sama halnya dengan pindang patin, makanan ini nikmat disantap sebagai lauk dengan nasi putih hangat.

* Malbi, mirip rendang, hanya rasanya agak manis dan gurih.

* Tempoyak, makanan khas Palembang yang berbahan dasar daging durian yang ditumis beserta irisan cabai dan bawang, bentuknya seperti saus dan biasa disantap sebagai pelengkap makanan, rasanya unik dan gurih.

* Otak - otak, varian pempek yang telah tersebar di seluruh Indonesia, berbahan dasar mirip pempek yang ditambahkan santan dan kemudian dibungkus daun pisang, dimasak dengan cara dipanggang di atas bara api, dan biasa disantap dengan saus cabai / kacang.

* Kemplang, berbahan dasar seperti pempek, diiris tipis dan kemudian dijemur hingga kering. Setelah kering kemplang dapat dimasak dengan cara digoreng atau dipanggang hingga mengembang.

* Kerupuk, mirip kemplang, hanya saja adonan dibentuk melingkar, dijemur, kemudian digoreng.

* Kue Maksubah, kue khas Palembang yang berbahan dasar utama telur bebek dan susu kental manis. Dalam pembuatannya telur yang dibutuhkan dapat mencapai sekitar 28 butir. Adonan kemudian diolah mirip adonan kue lapis. Rasanya enak, manis, dan legit. Kue ini dipercaya sebagai salah satu sajian istana Kesultanan Palembang yang seringkali disajikan sebagai sajian untuk tamu kehormatan. Namun saat ini kue maksubah dapat ditemukan di seluruh Palembang dan sering disajikan di hari raya.

* Kue Delapan Jam, dengan adonan mirip kue maksubah, kue ini benar - benar sesuai dengan namanya karena dalam proses pembuatannya membutuhkan waktu delapan jam. Kue khas Palembang ini juga sering disajikan sebagai sajian untuk tamu kehormatan dan sering disajikan di hari raya.

* Kue Srikayo, berbahan dasar utama telur dan daun pandan, berbentuk mirip puding. Kue berwarna hijau ini biasanya disantap dengan ketan dan memiliki rasa manis dan legit.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
Minuman
Japanese food
Chinese food

Senin, 20 September 2010

Nasi Grombyang

Makanan ini merupakan makanan yang hanya ada di Pemalang dan kebanggaan masyarakatnya. Nama Grombyang berasal dari bentuk penyajian makanan ini, antara isi dan kuah lebih banyak kuahnya sehingga kelihatan grombyang-grombyang (goyang-goyang). Ramuan Grombyang terdiri dari nasi, irisan daging kerbau dan kuah, disajikan dalam mangkuk kecil dilengkapi sate kerbau.

Ciri khas Grombyang terletak pada tempat jualannya berupa kulai besar, tempat nasi ditutupi dengan kain merah, dan penerangan remang-remang dengan lampu templok. Ciri lainnya, pembeli menikmati hidangan dengan duduk di dingklik (kursi kecil pendek).

Tidak diketahui dengan pasti kapan makanan khas ini mulai diciptakan. Namun, menurut penuturan para orang tua di Pemalang, makanan khas Grombyang sudah ada sejak tahun 1960-an. Pada waktu itu penjual Grombyang menjual dagangannya tidak menetap seperti sekarang tetapi berkeliling kampung. Penjual nasi grombyang yang terkenal yaitu Bp. H. Warso di Jl. R.E. Martadinata, dekat alun-alun dan Bp. H.Waridin di Sirandu, bekas terminal lama Pemalang.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
minuman
Japanese food
Chinese food

Rabu, 15 September 2010

Kabayaki tekhnik masak dari Jepang

Kabayaki (蒲焼、蒲焼き、かばやき?) adalah salah satu cara memasak ikan dalam masakan Jepang. Setelah dibelah dan dibuang isi perut dan tulang, ikan ditusuk dengan tusukan besi/bambu, dan diberi saus yang terutama dibuat dari campuran kecap asin, mirin, gula pasir, dan sake.

Kabayaki berasal dari kata kaba atau gama (蒲?), nama Jepang untuk tanaman air yang disebut stok (Typha latifolia), dan yaki (焼?). Bunga betina Typha latifolia berbentuk gilig berwarna cokelat keemasan mirip unagi yang ditusuk sepanjang tubuh dan dibakar.

Jenis ikan yang biasa dibuat kabayaki, misalnya sidat jepang (nama Jepang: unagi), Conger myriaster (anago), sauri pasifik (sanma), dan sarden (iwashi). Meskipun demikian, ikan yang paling umum dibuat kabayaki adalah sidat jepang dan Conger myriaster. Bila hanya disebut kabayaki, maka kemungkinan besar yang dimaksudkan adalah unagi kabayaki. Sauri pasifik dan sarden yang dimasak cara kabayaki lebih sering dijual sebagai makanan kaleng.

Ada dua teknik memasak cara kabayaki, cara Kanto dan cara Kansai. Di daerah Kanto, ikan dikukus lebih dulu hingga matang sebelum dipanggang. Di daerah Kansai, ikan dipanggang tanpa dikukus. Sewaktu dikukus, lemak pada unagi menjadi jauh berkurang. Oleh karena itu, lemak pada unagi kabayaki ala Kanto lebih sedikit dibandingkan unagi kabayaki ala Kansai.

Unagi kabayaki dipercaya orang Jepang sebagai japanese food bergizi untuk menambah stamina sepanjang musim panas. Pada hari Doyō no Ushi musim panas (sekitar minggu ke-3 atau minggu ke-4 bulan Juli) terdapat tradisi makan unagi kabayaki sambil minum minuman khas jepang di seluruh Jepang.
Sumber: Wikipedia

Rabu, 08 September 2010

Hidangan makanan Thailand

Berbeda dari hidangan utama dengan berbagai hidangan sampingan dalam masakan Barat, masakan Thai biasanya terdiri dari satu jenis makanan atau nasi (khao, bahasa Thai: ข้าว) dengan lauk pauk yang dihidangkan secara bersamaan dan dinikmati beramai-ramai.

Makanan Thai dimakan dengan sendok di tangan kanan dan garpu di tangan kiri, namun secara tradisional, orang Thai makan dengan tangan. Hanya masakan mi atau sup berisi mi yang dimakan dengan sumpit dan sendok. Orang suku pedalaman di Thailand Utara dan Thailand Timur Laut memakan ketan dengan tangan. Sewaktu makan, ketan dicomot lalu dipulung menjadi bola kecil sebelum dicocol ke dalam lauk.

Nasi adalah makanan pokok orang Thai. Beras wangi Thai adalah beras kebanggaan Thailand. Ketan (khao niao, bahasa Thai: ข้าวเหนียว) adalah makanan pokok di Thailand Utara dan Thailand Timur Laut.

Nasi dimakan dengan kari, masakan tumis, dan hidangan lain yang biasanya memakai bumbu cabai, limau dan serai. Kari dan sayuran tumis dituangkan ke atas nasi untuk membuat hidangan yang disebut khao rad gang (bahasa Thai: ข้าวราดแกง). Hidangan ini dimakan sebagai makanan praktis ketika orang tidak memiliki waktu banyak untuk makan. Masakan Thailand Timur Laut dan Thailand Utara banyak dipengaruhi oleh masakan orang Lao.

Kwetiau (bahasa Thai: ก๋วยเตี๋ยว) adalah mi yang populer di Thailand, dimasak menjadi kwetiau goreng pad thai (bahasa Thai: ผัดไทย) atau kwetiau kuah. Masakan Cina yang diadaptasi menjadi masakan Thai misalnya kwetiau kuah asam pedas yang disebut kway teow rua (bahasa Thai: ก๋วยเตี๋ยวเรือ)

Nam prik (bahasa Thai: น้ำพริก) adalah sebutan untuk sambal atau saus cabai ala Thailand. Setiap daerah di Thailand memiliki ragamnya masing-masing. Dengan memakai cobek dan ulekan, cabai diulek bersama bahan-bahan lain seperti bawang putih dan terasi. Nam prik dimakan bersama sayuran sewaktu makan nasi, atau dimakan sebagai lauk untuk makan nasi. Selain nam prik, masakan Thai juga dimakan dengan cabai kering atau irisan cabai segar yang dicampur dengan cuka beras.
Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Minuman
Japanese food

Selasa, 07 September 2010

Doenjang Makanan Fermentasi Khas Korea

Doenjang adalah jenis makanan fermentasi yang berasal dari Korea. Doenjang dibuat dari pasta kacang kedelai yang direbus dan dikeringkan di panas matahari dalam bentuk persegi yang dinamakan mejubap atau meju. Dalam proses pengeringan ini muncul jejamuran yang menandakan telah terjadinya proses fermentasi dan menimbulkan bau yang menyengat. Setelah dikeringkan blok-blok doenjang ini dipindahkan ke tempat yang lebih hangat agar proses ferementasi berlangsung lebih cepat. Setelah itu dimasukkan ke dalam tempayan besar yang diisi dengan air garam. Air garam ini menyebabkan terjadinya fermentasi yang lebih baik lagi, yaitu melehkan bentuk meju yang tadinya keras menjadi pasta kacang khas Korea. Jika pasta kacang dipisahkan dengan air dari hasil fermentasi tadi, akan menghasilkan kecap khas Korea yang disebut Ganjang.

Doenjang biasanya dibuat secara manual di rumah-rumah orang Korea, terutama di pedesaan. Cara pembuatan doenjang secara manual hanya menggunakan air garam sementara doenjang buatan pabrik dibuat dengan menambahkan tepung gandum. Bahkan ada yang sengaja menambahkan komposisinya dengan ikan teri agar rasanya semakin lezat.

Doenjang yang dimakan dengan bawang putih, minyak wijen, dan gochujang (pasta cabai Korea) yang dibungkus dengan sayur dinamakan ssamjang (tanpa nasi) atau ssambap (ditambah nasi).

Doenjang juga populer dimasak sebagai sup, yaitu Doenjangjjigae (sup doenjang) yang biasanya berisi tahu dan bumbu seperti bubuk cabai, jamur, makanan laut dan daging. Doenjang memiliki gizi yang tinggi karena dihasilkan dari proses fermentasi yang bersifat anti kanker, selain itu juga memiliki sumber mineral dan flavonoid yang bersifat antioksidan.

Penyebutan tentang pembuatan doenjang dapat ditemukan di dalam teks sejarah Cina di Buku Wei dan Suku Dongyi serta teks Sanguozhi yang ditulis oleh Chen Shou di tahun 290. Pada zaman dahulu, doenjang dinamakan tojang. Orang Cina kuno menyebut bau doenjang sebagai khas Korea.

Doenjang dikatakan bagi orang Korea memiliki 5 nilai. Pertama adalah dansim, artinya doenjang akan memiliki rasa dan aroma yang sama bahkan bila dicampurkan dengan rasa lain. Yang kedua adalah hangsim, artinya doenjang tidak akan pernah menjadi busuk. Bila disimpan dengan benar dan semakin lama, akan membentuk rasa yang semakin kuat. Ketiga adalah bulsim, doenjang bisa menghilangkan bau amis daging dan ikan. Keempat adalah seonsim, doenjang dapat membuat masakan pedas menjadi semakin gurih. Kelima adalah hwasim, doenjang mampu menjadi pelengkap jenis masakan apa saja.
Sumber: wikipedia

Lihat Juga:
Minuman
Japanese food

Kamis, 02 September 2010

Hoe Istilah Makanan Korea

Hoe (diucapkan [hø~hwe]) adalah istilah umum untuk berbagai makanan Korea berupa potongan terbaik ikan segar atau daging yang tidak dimasak. Saengseon hoe (생선회,生鮮膾) adalah irisan tipis daging ikan segar atau makanan laut lainnya (serupa dengan sashimi). Yukhoe (육회,肉膾) adalah daging sapi mentah yang diberi bumbu kecap asin, gochujang, minyak wijen, dan arak beras. Gan hoe (간회,肝膾) adalah hati sapi mentah yang dibumbui minyak wijen dan garam. Hongeohoe (홍어회, 洪魚膾) adalah irisan daging ikan pari yang sebelumnya disimpan di dalam guci hingga terfermentasi.

Saus cocol untuk saengseon hoe disebut chogochujang (초고추장) yang dibuat dari gochujang dan cuka. Sebelum dimakan, hoe bisa diberi wasabi atau dicocol ke saus chogochujang atau ssamjang (쌈장), dan dibungkus dengan daun perila atau daun selada. Sewaktu dihidangkan, hoe diletakkan di atas piring berisi dangmyeon agar terlihat menarik.

Di rumah makan, ketika selesai menyantap saengseon hoe, orang sering memesan maeuntang (sup ikan yang dibuat dari kepala ikan dan bagian ikan yang tidak bisa dijadikan hoe) .

Tradisi memakan daging dan ikan mentah di Semenanjung Korea diperkirakan diperkenalkan oleh orang Cina pada awal periode Tiga Kerajaan Korea (57 SM--668 AD). Dari kitab Analek karya Kong Hu Cu asal abad 1 SM ditulis, "Jangan makan sampai menghabiskan yang halus. Jangan makan sampai menghabiskan potongan yang terbaik (食不厭精,膾不厭細). Istilah kuai (膾) mulanya berarti irisan ikan mentah atau irisan daging seperti daging sapi atau daging domba. Namun sejak zaman Dinasti Qin dan Dinasti Han, istilah ini hanya berarti ikan mentah. Setelah Buddhisme berkembang di Korea sejak periode pertengahan Tiga Kerajaan Korea hingga akhir Dinasti Goryeo (918–1392), membunuh hewan untuk dijadikan makanan merupakan hal yang harus dihindari. Oleh karena itu, rakyat meninggalkan kebiasaan makan hoe bersamaan dengan tidak lagi dikonsumsinya daging. Makanan ini kembali dihidangkan setelah memudarnya pengaruh Buddhisme pada akhir periode Goryeo. Pada masa Dinasti Joseon, kerajaan menjunjung tinggi ajaran Konfusianisme, sehingga hoe kembali populer sebagai makanan orang Korea.

Sumber: Wikipedia

Lihat Juga:
Makanan
Minuman
Japanese Food

Rabu, 01 September 2010

Buka Puasa Bersama Swiss -Belhotel

Manajemen dan karyawan Swiss-Belhotel Mangga Besar Jakarta mengadakan acara buka puasa bersama masyarakat sekitar hotel dan panti asuhan pada tanggal 16 Agustus 2010 bertempat di Jasmine Ballroom. Acara buka puasa disertai ceramah agama yang disampaikan oleh Bapak Ustadz Ahmad Turmudi.

Acara ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian Swiss-Belhotel Mangga Besar Jakarta kepada masyarakat sekitar. Selain itu, manajemen dan karyawan juga membagikan bingkisan lebaran kepada anak-anak dari Panti Asuhan Nuruh Iman Menteng Raya.

Selama bulan suci Ramadhan, Swiss-Belhotel Mangga Besar Jakarta menawarkan berbagai paket promo menarik, seperti: Crystal Kafe yang berlokasi di lantai dua, menawarkan sajian istimewa bagi tamu, seperti Buffet Makan Siang Sepuasnya dengan harga Rp. 77.777nett/ orang dan juga Buffet Buka Puasa Bersama Makan Berlima Gratis 1 orang dengan harga Rp. 88.888 nett/ orang termasuk tajil, kopi & teh dan tempat sholat.

Sumber: OpenRice.com

Lihat Juga:
Makanan
Minuman
Japanese Food

Selasa, 31 Agustus 2010

Tips Sehat Selama menjalankan Puasa

Telah tiba bulan Ramadhan, perubahan pola makan selama bulan ini memerlukan penyesuaian yang tidak mudah diterima oleh semua orang. Dr. Farouk Haffejee dari Afrika Selatan, memberikan rekomendasi untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan selama bulan Ramadhan. Dr.Haffejee menyarankan beberapa hal agar tetap sehat selagi berpuasa. Ikuti tips sehat berikut:
Hindarilah:
1. jenis makanan yang digoreng dan berlemak,
2. makanan yang mengandung banyak gula,
3. makan terlalu banyak saat sahur,
4. terlalu banyak minum teh saat sahur, teh mengeluarkan urin bersamaan dengan mineral garam yang dibutuhkan tubuh sepanjang hari,
5. merokok.
Makanlah:
1. makanan yang mengandung karbohidrat pada saat sahur sehingga rasa lapar dapat dihindari,
2. kurma adalah sumber yang tepat mengandung gula, fiber, karbohidrat,potassium dan magnesium,
3. kacang almond kaya protein dan fiber yang rendah lemak,
4. pisang mengandung potassium, magnesium dan karbohidrat.
Minumlah:
* sebanyak mungkin air putih atau minuman seperti jus buah antara waktu setelah berbuka dan sebelum tidur agar tubuh maksimal menyerap cairan.

Sumber: Openrice.com

Lihat Juga:
Japanese food

Jumat, 27 Agustus 2010

Katz's Delicatessen

Katz's Delicatessen, also known as simply Katz's of New York City, is a kosher-style (not Kosher according to Jewish Halacha) delicatessen restaurant located at 205 E. Houston Street, on the south-west corner of Houston and Ludlow Streets, in Manhattan.

Since its founding in 1888, it has become popular among locals and tourists alike for its pastrami sandwiches and hot dogs, both of which are widely considered among New York's best. Each week, Katz's serves 5,000 pounds of corned beef, 2,000 pounds of salami and 12,000 hot dogs.

During World War II, Katz's encouraged parents to "send a salami to your boy in the army" which became one of the deli's famous catch phrases,[2] along with "Katz's, that's all!" which is still painted on the side of the building. The former phrase is referenced in the Tom Lehrer song "So Long Mom (A Song for World War III)", with the lyric "Remember Mommy, I'm off to get a commie, so send me a salami, and try to smile somehow". Katz is also well known for its photos of famous people eating in Katz's placed along its wall.

Katz's continues its "Send a salami to your boy in the army" to this day. The deli has arranged special international shipping only for U.S. military addresses and has been a source of gift packages to the troops stationed in Afghanistan and Iraq.


As each customer enters Katz's they are handed a printed, numbered ticket by the door attendant. As they receive their food from various stations/areas throughout the deli (separate for sandwiches/hot dogs/bottled drinks/fountain drinks etc/ a running total of the bill before tax is computed by the employees. If several people's orders are combined on a single ticket, the blank ones are collected by the cashier. Relatively recently (within the last 10 years) Katz's has instituted a "lost ticket fee" If a ticket is lost by a customer, an additional $50 surcharge is added to what is often (with sandwiches costing between $15-$17) a rather large bill. The purpose of the fee, as stated by the management is to encourage patrons to go back and find the lost ticket in the hopes of preventing theft (substituting a smaller ticket for a larger one).

Katz's was the site of Meg Ryan's and Estelle Reiner's famous "I'll have what she's having" fake orgasm scene in the 1989 romantic comedy When Harry Met Sally...; the table at which she and Billy Crystal sat, is marked with a sign that says "Where Harry met Sally...hope you have what she had!". It was also the site of Johnny Depp's character meeting with an FBI contact in Donnie Brasco. Katz's Deli is also the site for a scene in Across the Universe in which one of the main characters reveals he has been drafted into the Vietnam War. Katz's also appears in the movie Enchanted with Patrick Dempsey and Amy Adams.

Source: en.wikipedia

See also:
makanan
minuman
japanese food

Kamis, 26 Agustus 2010

Berbelanja Makanan

Pemasaran Makanan menggabungkan produsen dan konsumen. Ini adalah rangkaian kegiatan yang membawa makanan dari "petani ke piring". Pemasaran bahkan produk makanan tunggal dapat menjadi proses rumit yang melibatkan banyak produsen dan perusahaan. Sebagai contoh, lima puluh enam perusahaan yang terlibat dalam pembuatan satu kaleng sup ayam. Perusahaan-perusahaan ini meliputi tidak hanya ayam dan prosesor sayuran tetapi juga perusahaan-perusahaan yang mengangkut bahan dan orang-orang yang mencetak label dan pembuatan sistem pangan pemasaran cans.The adalah langsung dan tidak langsung terbesar majikan non-pemerintah di Amerika Serikat.

Dalam era pra-modern, penjualan makanan surplus terjadi seminggu sekali saat petani mengambil barang mereka pada hari pasar, ke pasar desa setempat. Berikut makanan dijual ke grosir untuk dijual di toko-toko lokal mereka untuk membeli oleh consumers.With lokal awal industrialisasi, dan perkembangan industri pengolahan makanan, yang lebih beragam makanan bisa dijual dan didistribusikan di lokasi yang jauh. Biasanya toko-toko kelontong awal akan kontra berbasis toko, di mana pembeli kepada toko-penjaga apa yang mereka inginkan, sehingga toko-penjaga bisa untuk mereka.

Pada abad ke-20 supermarket lahir. Supermarket membawa pendekatan pelayanan diri untuk belanja menggunakan shopping cart, dan mampu menawarkan makanan dan minuman berkualitas dengan biaya yang lebih rendah melalui skala ekonomi dan mengurangi biaya staf. Di bagian akhir abad ke-20, ini telah lebih lanjut revolusi pengembangan gudang berukuran besar, di luar kota supermarket, menjual berbagai macam makanan dari seluruh dunia.

Tidak seperti pengolah makanan, ritel makanan adalah pasar dua tingkat di mana sejumlah kecil perusahaan yang sangat besar kontrol sebagian besar supermarket. supermarket raksasa mempunyai daya beli besar terhadap petani dan prosesor, dan pengaruh kuat atas konsumen. Namun demikian, kurang dari sepuluh persen pengeluaran konsumen pada makanan pergi ke petani, dengan persentase lebih besar akan iklan, transportasi, dan perusahaan menengah.

Sumber: Alih Bahasa dari en.wikipedia.org

Lihat Juga: Japanese food

Selasa, 24 Agustus 2010

Panduan Memilih Alat Masak Profesional

Apa yang dapat dihasilkan oleh peralatan memasak yang berkualitas tinggi bagi masakan Anda? Di bawah ini ada beberapa gagasan untuk membantu Anda menentukan alat masak mana yang terbaik bagi Anda.

Ketahui Apa yang penting bagi Anda

Sebelum Anda berbelanja untuk membeli peralatan memasak, pertama-tama, penting sekali bagi Anda untuk menentukan peralatan apa yang benar-benar akan Anda gunakan. Apakah Anda sering memasak? Apakah gaya hidup Anda membutuhkan menu dan makanan pencuci mulut yang beraneka ragam? Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang harus Anda tanyakan untuk dapat memutuskan peralatan memasak jenis apa yang akan Anda beli agar dapat memuaskan selera pribadi Anda

Perhatikan Para Tukang Masak Profesional

Jika Anda memang harus memasak secara teratur, adalah baik untuk memeriksa apa yang digunakan koki professional di toko kue dan makanan. Ada koki terkenal yang menciptakan merk peralatan masak mereka sendiri

Makanan yang Anda Persiapkan

Jenis makanan apa yang seringkali akhirnya Anda masak? Peralatan terbaik bagi Anda ditentukan oleh makanan apa yang seringkali Anda persiapkan.

Carilah Potongan Harga

Selalu bagus untuk mendapatkan potongan harga. Anda harus mencoba bertanya apa yang sedang dijual dengan harga murah atau mendapat potongan harga sebanyak mungkin.

Sumber : ko-kr.facebook.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Aturan Import Daging Brazil

Kalangan pengusaha makanan dan pengusaha peternakan berbeda pendapat soal aturan impor daging sapi dari Brazil yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian beberapa waktu lalu.Dua pelaku usaha yang beda pendapat itu tergabung dalam asosiasi Perhimpunan Peternak Sapi Kerbau Indonesia (PPSKI) dan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi).

“Kami tetap pada posisi menolak impor daging Brazil dan kami akan mengajukan peninjauan ulang,” kata Ketua umum PPSKI, Teguh Boediyana saat buka bersama di Departemen Perdagangan, Senin (7/9). Namun, berbeda dengan asosiasi makanan dan minuman yang menilai bahwa impor daging sapi itu akan menguntungkan pelaku industri.

“Masalahnya, sapi yang ada sekarang tidak mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri,” kata Ketua umum Gapmmi, Thomas Darmawan di kesempatan yang sama. Thomas menjelaskan, kalau dirinya sangat mendukung kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Pertanian No 3026/2009 soal impor daging dari Brazil tersebut.Dijelaskan Thomas, kebutuhan daging secara nasional mencapai 600 ribu ton per hari, termasuk daging kambing. Sedangkan ketersediaan daging sapi diperkirakan Thomas hanya 300 ribu ton saja. “Nah, kekurangan itu yang kita impor,” kata Thomas.

Selain soal ketiadaan stok daging di dalam negeri, Thomas beralasan daging dari Brazil lebih murah dibanding daging dari negara lainnya. Thomas bilang, dengan mengimpor daging dengan harga kompetitif, akan mampu meningkatkan daya saing industri makanan yang menggunakan daging di dalam negeri.Namun dirinya mengigatkan, soal standar kesehatan dan keamanan tetap diperhatikan sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah maupun standar kesehatan dunia. “Mutu tetap harus dijaga,” kata Thomas.

Sumber kompas.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Senin, 23 Agustus 2010

Leuit: Sedia Makan Sebelum Kelaparan

By: Ratih

Soal kebiasaan makan membutuhkan penelitian yang serius sebab hal ini melibatkan berbagai macam aspek budaya masyarakat yang bersangkutan. Soal makan bukan sekedar makan. Ada nilai-nilai yang dianut masyarakat tertentu sehingga makan bersama merupakan sesuatu yang bernilai sosial. Bukan sekedar demi kepentingan makan hari ini saja, kebiasaan menyimpan persediaan makan telah ada sejak ribuan tahun lalu. Lumbung padi merupakan salah satu contoh cara manusia simpan persediaan makan untuk beberapa lama. Pada masyarakat sunda di desa-desa, lumbung padi atau leuit memiliki beberapa kategori khusus. Ada 6 jenis leuit, yaitu:

1.Ratna laten adalah lumbung padi terbesar untuk menyimpan padi pupuhu sekaligus tempat untuk melaksanakan ritual ;
2.Leuit rumbia untuk menaruh padi huma (biji padi yang ditanam di ladang);
3.Leuit biang untuk menaruh padi sawah(benih nandur/ tanam sambil mundur);
4.3 buah leuit pangiring sebagai lumbung padi cadangan bila leuit yang lain penuh.

Tentunya perbedaan fungsi setiap leuit mencirikan pula stratifikasi sosial atau tingkatan yang ada dalam masyarakat tersebut. Rakyat biasa tidak bisa seenaknya mengambil padi persediaan milik pupuhu. Ratna laten idealnya memang bukan miliknya pribadi, meski pupuhu mendapat keistimewaan sebagai pemimpin. Seandainya ratna laten hanya dimiliki pupuhu, tentu tidak akan dijadikan sebagai tempat ritual yang bisa dimasuki orang lain dalam rangka perayaan setelah panen. Sayangnya, nilai-nilai sosial dalam masyarakat sunda sekalipun di desa semakin luntur. Kepemilikan bersama bukan lagi menjadi tujuan utama produksi makanan di desa. Semua tergantung usaha sendiri, bergerak masing-masing dalam memproduksi dan mengkonsumsi makanan.

Maka dapatkah kebiasaan makan berubah dengan mudah seiring dengan maraknya jenis makanan baru dari kota? Tentu saja, hal ini tergantung dari kelompok sosial yang mana seorang anak desa berasal. Bila ia berasal dari kelurga kaya raya yang memonopoli kepemilikan sumber pangan di desa, maka bisa jadi akses untuk mengenal makanan fast food demikian mudahnya. Namun, bagi masyarakat kelas bawah yang makan sehari-hari pun sulit, fast food ibarat makanan dari surga yang harga dan rasanya hanya diketahui dari mulut orang lain. Bayangkan saja, orang-orang kecil yang tidak memiliki pekerjaan hanya mengandalkan kemampuan mereka mencari makanan dari sungai atau kebun. Ikan yang bisa ditangkap atau umbi-umbian yang bisa dicerabut akarnya lalu diolah untuk makan sehari-hari. Untunglah kepedulian para pemilik restoran besar pada masyarakat yang kekurangan seperti itu sudah mulai terlihat. Misalnya saja, kegiatan-kegiatan sosial yang mereka programkan pada waktu tertentu. Program ini biasanya melibatkan selebritis yang turun desa. Acara rakyat yang merakyat justru semakin membesarkan nama restoran yang sebelumnya tak pernah tersentuh masyarakat desa. Kita nantikan gebrakan-gebrakan mengejutkan lainnya dari restoran sebagai leuit orang kota.

Daftar Pustaka:

Counihan, Carole and Penny Van Esterik (eds). 2008. Food and Culture: A Reader. New York: Routledge

Lihat juga: minuman, ice cream, ramen

Jumat, 20 Agustus 2010

Dari Hobi Jadi Profesi

Hobi masak tak lantas membuatnya jadi uragan panganan. Titin (69) memilih jalur ursus sebagai usahanya.Begitu menetapkan pilihan menekuni kursus masak, ia memulai dari kursus pembuatan kue. Kursus kue dan masak dengan bendera Dharmaputra itu resmi didirikannya tahun 1972, di Malang, Jawa Timur.

Bersuamikan seorang PNS dengan penghasilan yang tak besar kala itu, kursusnya mampu menyokong perekonomian keluarga. Dharmaputra, sang suami ikut menimpali.Kursus ini dibuka dengan modal Rp10 ribu, dari gaji saya.Walau promosi hanya dari mulut ke mulut, usahanya tetap laris manis. Ketika hijrah ke Jakarta, 1978, kursusnya tetap berjaya. Selain membuka kelas, ia juga diminta sebagai pengajar kursus perorangan, kelompok sampai perusahaan ternama dan hotel.

Tak cukup jaminan bisa, dalam memuaskan para peserta kursus, ia bahkan bersedia ditelpon usai kelas pertemuan. Inilah yang imaksudnya after sales service. Ini cara untuk menjaga hubungan dengan para peserta. Jadi, ketika kursus erakhir, hubungan guru dan murid tidak terputus. Aneka molen Bandung, makanan kecil, cake lapis, dim sum, ayam panggang dan oreng, roti goreng, enghias tart, cake cokelat mini adalah sederetan menu kursus. Selain ragam makanan yang bervariasi, harganya pun beraneka, di mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 1 juta.

Kemauan yang kuat, ulet, banyak bertanya, jujur, jaminan bisa dan modal, ini diyakininya sebagai kiat sukses. Tampaknya modal sempurna

Sumber : ebahana.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Membuat Kue Tanpa Oven

Tanpa ovenpun,kita bisa membuat kue yang enak.Jadi nggak harus punya oven kalu mau bikin kue.Ada banyak kue-kue yang bisa diselesaiakan dengan beberapa proses,seperti digoreng,dikiukus,atau dicetak dalam cetakan yang ditaruh diatas api.

Kue Dikukus

Bukan hanya kue tradisional yang dibuat dengan cara dikukus.Kue modern seperti cake,roti,dan browniespun bisa dikukus dan hasilnya enak.Umumnya kue yang dikukus biasanya lebih enak disantap sewaktu panas untuk mempertahankan kelembutanya.Tetapi sekalipun agak keras setelah dingin,kue kukus bisa lembut kembali setelah dihangatkan(dikukus kembali).Pembuatan cake yang dikukus juga tak serumit kue tradisional.Secara umum cake yang dikukus dan cake yang dioven pembuatanya tidak berbeda jauh.Yang perlu diperhatikan adalah soal kelembutan kue.Untuk itu perlu menambahkan pelembut kue.Atau penambahan cairan seperti telur,susu,air,atau santan.

Kue Digoreng

Persyaratan yang berlaku pada goreng menggoreng hanya soal panas dan dingin.Penggunaan minyak dingin pada penggorengan membawa akibat pada rasa kue.Kue menjadi menyerap minyak.Tentu saja rasanya jadi kurang enak.Untuk mengatasinya orang menggunakan minyak padat.Minyak padat akan mencair bila dipanaskan dan akan membeku bila diangkat.Jadi minyak yang meresap pada kue juga akan membeku.Hingga rasanya tidak seperti orang makan minyak.

Dimatangkan Diatas Api

Kue bisa saja dimatangkan didalam cetakan yang ditaruh langsung diatas api.Contohnya,bapel,cara bikang,serabi,apem cukit,terang bulan .Memanggang bolu atau karamelpun juga bisa langsunng diatas api,yaitu pakai wonderpan yang biasanya tatakannya yang bawah diberi pasir.

Sumber : kuebasah.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Sekolah Memasak Terbaik Di Cina

Nah buat yang doyan masak, dan pengen sekolah masak di China. Kalian bisa belajar di top ten sekolah masak di Beijing ini. Di sekolah ini bukan cuman belajar motong sayur, masak dan cuci piring. Tapi kalian juga akan di ajarkan mengenai management restaurant dan hospitality industry business serta berbagai mengikuti berbagai macam kelas memasak yang ada.

Lulusan-lulusan sekolah masak di China itu biasanya akan mendapatkan semacam piagam yang bentuknya seperti buku kecil passport. Ini merupakan piagam standard mengenai chinese cooking yang bisa dipakai di seluruh dunia. Salah satu program menarik yang saya tahu ialah, “dim sum” itu ada jurusan nya sendiri. :P Kalau kamu bisa bikin dim sum, banyak banget yang mau hire kamu, karena memang unik dan kreatif.

1 Yiqin Cookery school

2 Beijing New East Cuisine School

3 Beijing Tangren Culinary Art Vocational Skills Training School

4 Beijing Huatian Cooking Training School

5 Hunan Lishan Cooking School

6 Anhui New East Cuisine Institute

7 Nanchang Jindun Special Cuisine Institute

8 Hunan Changsha New East Cuisine College

9 Changde Wuling Cuisine Institute

10 Beijing Yuanda Cooking Professional and Skilled Training School

Sumber pecelbule.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Belajar Memasak

oke, kita mulai dari topik yang paling ringan dahulu.. gak usah ngomongin resep, bikin kue pake oven panasnya berapa derajat, bagaimana menghias masakan hingga jadi lebih berselera.... nyam..nyam....

bagaimana caranya belajar memasak yang baik untuk pemula ??

jawabannya bisa macam2...

1. harus ada keinginan yang kuat buat belajar masak, coz yang nama nya awal2 itu hambatannya banyak banget..kyk kita harus mengelola waktu memasak, jangan sampe seperti kyk kita mau masak telor dadar, yang dahulu dilakukan adalah menghidupkan api dulu, baru potong bawang merah nya....yah ancur deh wajan nya panas duluan,,telor yang mau didadar blm siap..( pengalaman pribadi soal nya..

2. berani try n eror... nama nya juga belajar.. kadang berhasil,,kadang gagal... harus tetap optimis..!

3. pembimbing belajar,,, entah itu tante, om, mama, papa, kakak ,dll atau buku juga bisa.... jangan sampe kita mengerjakan sesuatu tanpa pengetahuan sama skali,....nanti gak efektif...

4.mengenal bumbu2 yang dasar dan mengenal fungsi2 alat2 masak,,repot juga masak tapi ga tau fungsi panci jangan2 di pake buat goreng2 lagi :p

5 modal nekat, ga peduli deh gagal atau berhasil, yang penting nyoba.belajar manual tanpa bantuan lbh efektif dibanding dgn bantuan org lain...

6 beli buku2 masakan, atau minta resep2 masakan

7.pelajari yang mudah dan sederhana jangan langusng yang susah dan engga dimengerti

8.banyak nyicipin masakan org lain,, agar termotivasi pgn bisa dan pgn lbh enak

gt kali yah... kei juga lupa... dasar2 cara masak buat pemula

sumber forum.dudung.net

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Kamis, 19 Agustus 2010

Merawat Peralatan Makan Dan Dapur

Banyak bahan yang terbuat dari logam yang kita pakai sehari-hari. Bahan-bahan ini awet digunakan dan akan terlihat baik, jika kita tahu bagaimana cara merawatnya. Peralatan Dapur & Makanan terbuat dari logam misalnya panci, kuali, piring, gelas, sendok, garpu dan lainnya. Bahan-bahan logam yang biasa digunakan antara lain stainless steel, aluminium, tembaga, kuningan dan perak.

Disini akan kita bahas bagaimana cara merawat peralatan dari logam.

1. Bahan Stainless Steel

Bahan ini mengkilap tapi semakin lama akan memudar. Sebaiknya peralatan dari bahan ini, dihindari dari cairan asam seperti cuka yang bisa merusak bagian dalam lapisan bahan tersebut.

2. Bahan Aluminium

Bahan dari aluminium ini gampang bernoda dan juga mudah hangus. Misalkan peralatan dapur yang terbuat dari bahan ini kuali dan panci.Cara kita membersihkan noda di panci atau kuali, dengan cara merebus didalam air selama beberapa waktu. Atau bisa juga dilap dengan larutan yang bisa dibeli di apotik atau toko obat kimia.

3. Bahan Tembaga

Peralatan rumah tangga yang terbuat dari tembaga bisa berubah kehitaman karena noda.Cara membersihkannya adalah menggosok campuran air jeruk dan garam dan sedikit amoniak (bahan kimia) dicampur dengan air dan digosok pada peralatan dari tembaga tersebut.

4. Kuningan

Bahan dari kuningan cepat menjadi kusam karena debu dan oksidasi dengan udara.Cara membersihkannya adalah dengan pembersih kuningan yaitu brasso dan bisa juga dengan larutan cuka dan garam.

5.Perak

Bahan dari perak memang sering kelihatan kusam.Untuk membuat berkilau kembali adalah dengan cara memakai abu rokok atau pasta gigi, sikat dengan sikat halus yang dibasahi dengan air lalu dilap dengan kain hingga mengkilap

Sumber lautanindonesia

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan : Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia