Tampilkan postingan dengan label es cream. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label es cream. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Desember 2011

Tips dan Cara Menyimpan Ice Cream

Es krim merupakan makanan favorit semua orang. Rasanya yang manis dan lembut menjadi daya tarik orang untuk membelinya. Es krim idealnya disimpan kurang dari sebulan setelah Anda membelinya. Karena apabila lebih dari sebulan cita rasa dan kualitas es krim bisa berubah, baik rasa ataupun bentuk.


es krim

Agar cita rasa es krim yang anda dibeli bisa tetap bertahan, ada beberapa cara yang tepat untuk menyimpan es krim.

- Simpan es krim dalam suhu -17C sampai -24C.
- Jika menyimpan es krim dalam jangka waktu yang lama. Bungkus es krim dengan kertas atau plastik untuk freezer.

Dengan menyimpan es krim secara tepat. Anda pun bisa menikmati es krim kapan saja dengan rasa dan kualitas yang tetap terjaga. Sebaiknya makan es krim secara perlahan dan nikmati sensasinya. (wk)


Info Terkait: Coklat

Kamis, 21 Juli 2011

Resep dan Cara Membuat Es Krim Coklat


Es krim, sapa sih yang gak mau? Nah buat anda pecinta es krim, sekali-kali bikin sendiri es krim biar lebih afdol, hehhe. Ok mari kita cek bahan dan cara menbuatnya di bawah ini.

es krim coklat

Bahan:

* 500 ml susu segar/evaporated milk
* es krim coklat250 ml cream (tersedia di swalayan)
* 200 ml susu kental manis cokelat
* 150 gram gula pasir
* 5 butir kuning telur, kocok sampai lembut
* 90 gram cokelat bubuk
* 1 sdt garam halus

Cara Membuat:

1. Masak susu segar, cream, susu kental cokelat, dan gula di atas api sedang sampai mendidih.
2. Larutkan cokelat bubuk dengan adonan susu panas secukupnya.
3. Kocok kuning telur sampai lembut, masukkan susu panas ke dalam kocokan telur sambil terus dikocok. Masukkan larutan cokelat dan garam, setelah tercampur rata, dinginkan sampai dingin betul lalu tuang dalam mangkuk, bekukan dalam freezer selama 2-3 jam. Setelah sebagian membeku, keluarkan dan kocok dengan mixer sampai halus, lalu masukkan lagi dalam freezer sampai beku seluruhnya. Lakukan proses pengocokan dan pembekuan ini sampai 2 ­ 3 kali.
4. Hidangkan dengan bolu gulung dan siram dengan selai strawberry/sirop.


Resep es krim ini cocok disajikan Untuk 5-­6 orang. Selamat mencoba (Tabloid-nakita)

Artikel terkait lainnya : Resep Coklat Molded

Senin, 28 Juni 2010

Resep Membuat Es Cream Goreng

“Es Cream Goreng”,terdengar aneh bukan?

Es Cream goreng yang satu ini sangat cocok dijadikan sebagai hidangan penutup pada saat jamuan makan malam. Siapa yang tidak tergoda dengan kelezatan es krim yang legit dan manis.

Resep Bahan Es Krim Goreng Choco Brownies :

* 1 pak Wall’s Vienneta Brownie Chocolate

Resep Bahan Pelapis Es Krim Goreng Choco Brownies :

* 20 lembar roti tawar tanpa kulit

* 250 ml susu cair

Resep Bahan Pencelup Es Krim Goreng Choco Brownies :

* 4 putih telur, dikocok lepas

Resep Bahan Pelapis Es Krim Goreng Choco Brownies :

* 150 gram tepung panir kasar

Cara Membuat Es Krim Goreng Choco Brownies :

1. Potong-potong Wall’s Vienneta Brownie Chocolate setebal 1 cm. Bekukan lagi.

2. Rendam roti tawar dengan susu cair asal lembek. Letakkan potongan es krim. Tutup roti tawar. Rekatkan dengan putih telur.

3. Celup ke putih telur. Gulingkan di tepung panir kasar. Bekukan lagi minimal 3 jam dalam freezer.

4. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api besar asal kekuningan.

Setelah matang, Es Cream Goreng siap di sajikan.

Yummyyy ^^

Sumber : inforesep.com

Temukan semuanya tentang Bisnis & Pasang Iklan: Iklan & Jasa - Iklan Baris & Iklan Gratis – Indonesia

Selasa, 30 Maret 2010

Jenis Es Cream



Es krim atau es cream dapat dibedakan komposisi dan kandungannya. Komponen terpenting dari es krim adalah lemak susu dan susu skim. Di inggris, ada standar tersendiri untuk produk es krim. Pemerintah menetapkan produk es krim harus mengandung 2,5 persen lemak susu dan 7,5 persen susu skrim (padatan susu non lemak).
Jika dicampur dengan buah, maka kandungan lemak susunya 5 persen atau 7,5 persen serta kandungan susu skrim 7,5 persen atau 2,0 persen.
Lemak bisa dikatakan sebagai bahan baku es cream. Fungsinya untuk memberi tekstur halus, berkontribusi dengan rasa serta membei efek sinergis pada tambahan flavor yang digunakan. Disamping itu, penggunakan lemak akan memperindah penampakan.
Saat ini, lemak yang berasal dari susu dapat digantikan dengan lemak yang berasal dari tanaman misalnya dari kelapa, palawija atau pun lemak yang diperoleh dari kedelai. Bukan es krim namanya jika tak manis. Maka gula juga merupakan komponen utama yang berfungsi sebagai pemanis sekaligus pembentuk tekstur es cream yang halus dan lembut.
Padatan non lemak (susu skim) merupakan sumber protein yang dibutuhkan sebagai pengikat air dan emulsifikasi. Tepung whey merupakan salah satu alternatif yang digunakan untuk mengurangi penggunaan susu skim. Tentunya pertimbangan ini akan berdampak pada biaya.
Penggunaan tepung whey juga dibatasi oleh kandungan mineral serta kandungan laktosanya. Tingginya kandungan mineral dan laktosa mengakibatkan produk akan terasa lebih asin. Sedangkan kandungan laktosa yang tinggi akan meninggalkan kesan berpasir ketika dikonsumsi.
Bahan lain yang turut menyusun es krim adalah gula, pengemulsi, dan penstabil. Jenis gula yang sering dipakai adalah sukrosa, berfungsi memperbaiki tekstur, meningkatkan kekentalan, dan memberi rasa manis. Bahan penstabil berfungsi menjaga air di dalam es krim agar tidak membeku benar dan mengurangi kristalisasi es. Bahan pengemulsi dipakai untuk memperbaiki tekstur es krim yang merupakan campuran air dan lemak. Bahan penstabil yang umum digunakan dalam pembuatan es krim dan frozen dessert lainnya adalah cmc (carboxymethyl cellulose), gelatin, naalginat, karagenan, gum arab, dan pektin.
Rasa pada es krim atau es cream merupakan kombinasi antara cita rasa dan bau, diciptakan untuk memenuhi selera konsumen. Sehingga produsen menggunakan perasa (flavor) tertentu untuk menghasikan citarasa yang diinginkan konsumen.

Harus dicermati titik kritis masuknya bahan-bahan haram dalam pembuatannya, bahan-bahan yang ditambahkan selama pemrosesannya, hingga proses penyimpanannya. Harus diperhatikan kehalalan pada lemak, susu skim, emulsifier/pelembut yang digunakan, flavor atau perasa yang ditambahkan, kehalalan pada whey yang digunakan. Kemudian setelah es cream jadi, maka perlu dicermati kehalalan serbuk selulosa yang ditaburkan selama penyimpanan. Untuk yakinnya, pilihlah yang sudah mengantongi sertifikasi halal.




Http://www.halalguide.info